Sabtu, 06 September 2014
DAHSYATNYA KEUTAMAAN SURAH AL-IKHLAS
SUBHANALLAH...
DAHSYATNYA KEUTAMAAN SURAH AL-IKHLAS
Bismillahir-Rahmanir-Rahim.
Sempatkanlah sebentar untuk membaca tulisan ini.
Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam pada suatu ketika bersabda,"
"Demi Allah yang jiwaku di genggaman-Nya Sesungguhnya QULL HUWALLAHU AHAD itu tertulis di sayap malaikat Jibril , ALLAHUS SOMAD itu tertulis di sayap malaikat Mikail, LAMYALID WALAM YUULAD itu tertulis pada sayap malaikat Izrail, WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD itu tertulis pada sayap malaikat Israfil ".
Ibnnu Abbas radhiyallahu'anhu berkata bahwa", Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam telah bersabda," Ketika saya (Rasulullah SAW) ketika saya isra' ke langit,saya melihat arasy di atas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan.
Pada tiap-tiap pilar itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari timur hingga ke barat.
Pada setiap padang itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca surah Al-Ikhlas.
Setelah mereka membaca surah tersebut maka mereka berkata:
"Wahai Tuhan kami,Sesungguhnya pahala dari bacaan kami,kami berikan pada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan.
Riwayat Annas bin malik juga merekam kisah berkaitan surah Al-Ikhlas.
Suatu ketika 70,000 malaikat di utus datang kepada seorang sahabat di madinah yang meninggal.
Kedatangan para malaikat itu hingga meredupkan cahaya matahari,70,000 malaikat itu di utus hanya karena Almarhum sering membaca surah ini.
Annas bin malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan malaikat Jibril datang kepada Nabi untuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di madinah.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda," Barang siapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia,maka tubuhnya tidak akan membusuk di dalam kuburnya,akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian Shiratal Mustaqim lalu menuju ke Syurga.(HR-Qurthuby)
